Kehamilan Di Kolam Renang, Mungkinkah Terjadi?

Kepoh-kepoh (Bogor) – Pria yang mengeluarkan sperma di kolam renang bisa menyebabkan perempuan yang berada satu kolam dengannya hamil. Statement tersebut datang dari Komisioner KPAI, Sitty Hikmawati.

Faktanya, sperma itu tidak bias bertahan lama dalam genangan air yang mengandung klorin/kaporit. Kita mengetahui bahwa kandungan air yang berada di kolam renang itu terdapat kaporit yang sangat tinggi dan itu bias membunuh sel sperm ajika dikeluarkan didalam air.

Muat Lebih

Vanessa Mackay dari Royal College of Obstetricians and Gynaecologists mengatakan, klorin dan agen pembersih lainnya yang digunakan di kolam berpotensi mengganggu keseimbangan bakteri baik di vagina yang menyebabkan kandidiasis, inflamasi dan vaginosis bakteri.

Jadi secara sains kehamilan dalam satu kolam renang itu sangat mustahil terjadi, ditambah sperma hanya dapat berjalan lurus mengikuti aliran darah. Jadi sel sperma hanya dapat berenang lurus kea rah ovum, dan jika di analogikan seperti balapan renang lurus dimana dari 10 sampai 200 juta sel hanya ada satu yang dapat menembus sel ovum dan membuahi hingga menjadi zigot.

Seperti dikutip dari Kumparan.com, Sitty Hikmawati meminta maaf atas statement yang diberikan kemarin. “Saya meminta maaf kepada publik karena memberikan statement yang tidak tepat,” ujar Sitti, dalam pernyataan resmi yang diterima kumparan pada Minggu (23/2).

Jadi, dua orang berlawanan jenis yang berenang dalam satu kolam yang sama hampir mustahil terjadinya kehamilan jika ditinjau dari segi sains.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *